24 Hours in Hoi An | Fujian Assembly Hall

image
Fujian Assembly Hall yang sempat menjadi aula pertemuan kaum Cina asal Fujian.

Memasuki babak keempat petualangan di Hoi An, saya dan Eka melangkah ke Fujian Assembly Hall. Mungkin perlu dijelaskan bahwa fungsi assembly hall secara umum adalah sebuah aula pertemuan yang kemudian beralih fungsi menjadi tempat sembahyang. Ya seperti Fujian Assembly Hall ini.

Kalau ditarik dari sisi sejarah, bangunan yang satu ini memiliki catatan historis yang menarik. Fujian atau dalam Bahasa Mandarin disebut Phuc Kien, dibangun sekitar tahun 1690. Awalnya ditujukan bagi komunitas etnis Cina yang berasal dari Fujian. Di sini biasanya mereka berkumpul, bersosialisasi, beberapa berdagang. Ya semacam aula pertemuan gitu.

Seiring berjalannya waktu, Fujian dialih-fungsikan menjadi kuil sembahyang yang mendedikasikan pujaan bagi Thien Hau, merupakan dewi laut yang melindungi para pelayar dari ancaman bahaya. Menurut cerita, bangsa Cina di Hoi An berniat untuk membangung kuil suci ini karena menemukan patung dewi ini yang diketemukan di tepian pantai sekitar tahun 1697.

image
Ukiran dan detail bernuansa Cina menyebar di hampir seluruh bangunan.
image
Suasana asri dengan detail Cina menyatu sempurna.

Kami masih ditemani rintik-rintik hujan sesaat sebelum memasuki Fujian. Ajaib banget Hoi An, dalam sehari bisa sampe 10 kali hujan datang dan pergi. Untungnya nggak deras, cuma lumayan bikin baju, celana dan topik lepek. Pintu masuk Fujian Assembly Hall dijaga oleh gapura tinggi dengan pilar berwarna merah. Bagian atap dihiasi genteng berwarna hijau dengan papan bertuliskan Bahasa Mandarin.

Dekat pintu masuk ada loket kecil yang diisi petugas penagih tiket. Kami menyerahkan tiket masuk yang menyisakan satu jatah tempat wisata untuk didatangi di kawasan Old Town. Setelah urusan tiket selesai, kami berhadapan langsung dengan tembok dari batu bata merah, semacam gapura. Di sini nih salah satu spot foto buat selfie. Minta dipotret dengan latar gapura merah ini.

Setelahnya kami melalui satu-satunya jalan yang akan menuntun menuju gapura bertingkat itu. Ada dua pintu yang terbuka. Melewati gapura penyambut, suasana asri dominan di area terbuka. Banyak tanaman hijau yang tersebar di situ. Di ujung sana, ada bangunan yang begitu tipikal arsitekturnya. Layaknya bangunan-bangunan kuil pada lazimnya. Lentera-lentera merah tergantung. Kembali terpajang Bahasa Mandarin dekat pintu masuk. Di bagian atap ada lekuk ukiran yang kental dengan ornamen berbau Cina.

image
Ruang duduk dekat altar.
image
Baju, sandal, topi pada lepek karena hujan-hujanan seharian.

Saat itu saya tak terlalu memerhatikan detail karena ingin buru-buru masuk dan habis hujannya nggak berhenti-henti. Di ruangan selanjutnya kami tak sendiri. Ada beberapa turis lainnya yang sedang duduk. Di situ ada meja dengan kursi-kursi bulat dari porselen. Meja tersebut langsung menghadap ke jalur menuju altar dan ruang sembahyang. Pilar-pilar dari kayu yang kokoh berwarna hitam berada sekitaran meja. Di salah satu kayu penopang terpahat tulisan dalam Bahasa Mandarin berwarna emas.

Yang menarik, sama seperti di Cantonese Assembly Hall, hio berbentuk spiral dalam ukuran besar tergantung berdekatan dengan lampion merah. Kalau ingin melihat lebih dekat meja altar, bisa saja. Jalur yang dilewati ditaruh guci-guci di kiri-kanannya. Dekat altar terpampang figur dari enam keluarga Fujian. Diketahui bahwa pasangan menikah yang belum memiliki anak sering datang dan sembahyang di sini dan meninggalkan buah segar sebagai bagian dari persembahan.

Sesungguhnya kami tidak mengitari sepenuhnya. Hanya duduk-duduk saja sambil menikmati suasana. Sekalian istirahat karena sudah seharian mengitari Kota Tua dan menanti hujan mereda. Walaupun pada akhirnya tetap menantang gerimis karena kami masih mengejar satu lokasi untuk dikunjungi, yakni Museum of Folklore.

 

Fujian Assembly Hall

Opposite 35 D Tran Phu, Old Town Hoi An

Tiket masuk:

Tiket terusan Old Town Hoi An, 120.000 Dong (2014)

Waktu buka:

07:00-17:30

 

More info about Hoi An Tourism:

http://hoian-tourism.com/

 

 

-PJLP-

Advertisements

One thought on “24 Hours in Hoi An | Fujian Assembly Hall

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s