Yangon City Tour – Option 2

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Greenery side of Yangon.

Keliling pagoda? Sudah. Walking tour melihat bangunan peninggalan sejarah? Sudah juga. Lantas apa lagi yang ditawarkan Yangon? Taman asri mungkin menjadi solusi. Berkunjung ke ruang publik yang menawarkan pemandangan hijau di sekeliling bisa banget menjadi penyegaran jika ingin mencari keheningan setelah berkunjung di tempat-tempat touristic. Selain Maha Bandula Park yang menyenangkan untuk duduk-duduk santai menjelang petang, Kandawgyi Nature Park adalah opsi berikutnya.

Letaknya memang tidak di pusat kota, namun taman yang satu ini cukup ramai juga didatangi pengunjung, khususnya muda-mudi Yangon. Turis asing? Saya cuma melihat satu keluarga bule sedang duduk-duduk di kafe di dalam taman. Walaupun bukan menjadi pilihan utama para wisatawan, Kandawgyi Nature Park sengaja kami masukkan dalam list sebagai tempat refreshing selain bertandang ke pagoda. Di samping itu kami menghindari mendatangi pagoda saat siang berkuasa, jadi daripada kurang produktif waktu jalannya, lebih baik melipir ke taman sekalian ngadem dari hawa Yangon yang mencapai 40-an derajat Celcius saat itu.

Lokasinya sendiri berada di Natmauk Road dan Kandawgyi Kanpat Road. Berada satu kawasan dengan Danau Kandawgyi yang menyedian jembatan kayu di tepiannya untuk mengitari danau. Tapi siang itu kami tidak memutuskan untuk jalan-jalan di jembatan karena matahari begitu perkasa. Yang ada cuma duduk-duduk di atas bongkahan batu besar yang bertumpuk-tumpuk di pinggir danau. Santai bersama beberapa pemuda-pemudi berusia tanggung yang gayanya kalau di Jakarta bisa saya sebut seperti “chilis” dan “eggplants“. Ngerti kan maksud saya!? Hahaha. Kebanyakan mereka hanya nongkrong sambil ngerokok. Di pojok-pojok tertentu ada yang pacaran. Bahkan ada yang tidur-tiduran di batu di atas danau, which mean ke sananya aja udah repot. Niat banget ini mah. Satu batu diisi berdua. Pengen kecebur banget sih ini.

Dekat dengan danau juga terdapat Karaweik Hall yang menjadi salah satu simbol dari Yangon. Karaweik adalah burung mistikal dari negeri ini. Bangunan unik dan cukup megah ini berbentuk seperti kapal, terlihat menarik dari detail ukiran yang dilapisi emas. Memiliki tiga lantai yang kerap dijadikan tempat perayaan selebrasi tertentu. Selain itu terdapat pula showrooms, toko suvenir dan area bermain untuk anak-anak. Terdapat pula Karaweik Palace merupakan restoran berkelas yang menyajikan makanan terbaik, baik dari yang bercita rasa Myanmar hingga internasional.

20160501_130821-1
1st day in Myanmar.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Karaweik Hall and Palace.

Kalau nggak pengen menikmati chessy views, bisa memilih goleran di rumput rapi di Maha Bandula Park yang berada di Maha Bandula Road. Memang ramai juga, apalagi kalau akhir pekan. Memang banyak juga abege-abege yang meramaikan suasana. Tapi mungkin karena suasananya dapat banget, dikelilingi bangunan-bangunan klasik seperti High Court Building, Yangon City Hall dan Immanuel Baptist Church, saya lebih kerasan di taman ini. Ada air mancur juga di sisi yang menghadap City Hall. Di luar taman juga terdapat gerobak-gerobak makanan dan minuman. Jangan lupa beli manisan mangga yang cukup banyak saya lihat dijual di tempat-tempat umum. Harganya Kyat 500 setangkup. Ada beberapa makanan berat, termasuk makanan berkuah yang saya nggak tahu apa itu, tapi kurang menarik untuk dicoba.

Maha Bandula Park sendiri tidak hanya berhamparkan rumput hijau yang cukup baik kualitasnya. Tapi di situ juga berdiri Monumen Kemerdekaan atau biasa disebut Independence Monument yang didesain oleh U Tin. Merupakan simbol penting bagi bangsa Myanmar, penanda mereka terbebas dari kungkungan Inggris yang menjajah sebelumnya. Dulunya dipajang Patung Queen Victoria, namun selepas kemerdekaan patung marmer tersebut diganti monumen yang berbentuk obelisk. Saran terbaik untuk menikmati senja di taman ini. Lebih adem dan lebih marak saja dengan orang-orang seliweran. Ada yang main layangan, ada yang main skateboard, termasuk tidak sedikit yang duduk mojok dan bercumbu. But overall taman-taman di Yangon bisa menjadi penyegaran jika ingin mencari suasana yang bernuansa lokal juga tak menguras biaya berlebihan.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Independence Monument.
OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Best spot for hangout in Yangon.

 

Travel Tips:

-Kandawgyi Nature Park buka setiap hari, dari jam 04:00-22:00.

-Tiket masuk Kyat 1.000. Tapi kemarin kami berhasil masuk tanpa bayar karena supir taksi kami entah ngomong apa sama si petugas di pintu masuk.

-Maha Bandula Park tidak dikenakan biaya masuk.

 

-PJLP-

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s